Senin pagi (20/10/2014) Anjungan tunai mandiri (ATM) di jalan garuda sakti, tampan pekanbaru, di bobol pencuri, namun aksi pencurian kepergok oleh warga sekitar setelah korban meneriaki maling.
awal kejadian korban yang bernama Dika Wahyuni hendak menarik uang di ATM tersebut, saat itu korban kesulitan memasukkan kartu ATM ke dalam mesin ATM dikarenakan mesin ATM tersebut telah di kerjai oleh pelaku (ps).
Tidak berselang lama pelaku menawarkan bantuan kepada korban, saat korban keluar dan ingin membeli pulsa, pelaku langsung masuk kedalam ruangan ATM dan mengambil kartu korban, korban melihat tindakan pelaku tersebut langsung menghampiri pelaku dan menanyakan tindakan pelaku, namun pelaku berusaha melarikan diri.
Tak ingin kartu tersebut dibawa lari oleh pelaku, korban langsung meneriaki Maling, mendengar teriakan tersebut, warga sekitar langsung mengejar pelaku dan menjadi bulan-bulanan masa,
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Tampan Suparman SIK membenarkan penangkapan tersebut, "pelaku di tangkap warga dan menyerahkan ke polisi" ungkap Suparman. namun saat di konfirmasi kenapa dia di tembak, suparman enggan menjawab. ***(bry).
awal kejadian korban yang bernama Dika Wahyuni hendak menarik uang di ATM tersebut, saat itu korban kesulitan memasukkan kartu ATM ke dalam mesin ATM dikarenakan mesin ATM tersebut telah di kerjai oleh pelaku (ps).
Tidak berselang lama pelaku menawarkan bantuan kepada korban, saat korban keluar dan ingin membeli pulsa, pelaku langsung masuk kedalam ruangan ATM dan mengambil kartu korban, korban melihat tindakan pelaku tersebut langsung menghampiri pelaku dan menanyakan tindakan pelaku, namun pelaku berusaha melarikan diri.
Tak ingin kartu tersebut dibawa lari oleh pelaku, korban langsung meneriaki Maling, mendengar teriakan tersebut, warga sekitar langsung mengejar pelaku dan menjadi bulan-bulanan masa,
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Tampan Suparman SIK membenarkan penangkapan tersebut, "pelaku di tangkap warga dan menyerahkan ke polisi" ungkap Suparman. namun saat di konfirmasi kenapa dia di tembak, suparman enggan menjawab. ***(bry).
0 komentar:
Posting Komentar